Sukabumi, Eradigitalnews.com : Gerak Cepat Pemerintahan Kabupaten Sukabumi, terkait penanggulangan perbaikan sarana prasarana pendidikan terutama gedung sekolah yang kondisi fisik bangunan sudah sangat memprihatinkan, patut di apresiasi, sehingga suasana belajar mengajar berjalan dengan baik.
Dalam catatan awak media tidak sedikit gedung bangunan sekolah di kabupaten Sukabumi, ambruk dan roboh. faktor utama dikarenakan kondisi bangunan yang sudah tidak layak pakai atau termakan usia, sehingga rawan ambruk.
Terlihat dilapangan kondisi atap gedung kondisi kayu sudh lapuk termakan rayap, dan kondisi dinding gedung yang sudah tidak presisi atau tegak luruh, miring dan terdapat retakan.
belum maksimalnya APBD menyiapkan dana untuk perbaikan seluruh gedung sekolah, diakibatkan penyesuaian regulasi anggaran yang tersedia dalam kurun waktu anggaran berjalan, kurang memadai karena masih banyak program lain yang memerlukan anggaran. Hal ini diungkap Deden Sumpena beberpa waktu lalu kepada awak media.
Kini dikabarkan Dinas Pendidikan telah melakukan perbaikan secara bertahap, meski belum terkonfirmasi kini sedang berjalan perbaikan 23 gedung sekolah dasar, dari total 258 sekolah yang akan di revitalisasi tahun 2026.
Namun, menjadi pertanyaan beberapa pihak, berjalannya perbaikan 23 sekolah dasar sudahkah aturan dan mekanisme, dilokasi mana saja tahap awal perbaikan, siapa pihak ketiga sebagai pelaksana. Ketertutupan dinas pendidikan memberikan informasi, menimbulkan pertanyaan dan asumsi negatif.
Untuk mendapat informasi Awak media coba melakukan konfirmasi, Kamis (7/5/2026} Asep Sumpena tidak memberikan jawaban (melalui ponsel-red). Bahkan, pesan WhatsApp Kadis Pendidikan tidak memberikan memberi balasan. Demikian juga Deni salah satu kepala Bidang Sekolah Dasar tidak memberikan respon.
Hingga kini pelaksanaan 23 paket perbaikan yang sedang dilaksanakan, tidak ditemukan di Portal SPSE LKPP (inaproc SPSE pemerintah kabupaten Sukabumi), demi akuntabilas dan trasparansi awak media masih menunggu jawaban dinas pendidikan kabupaten Sukabumi.
Deden Sumpena Kadis Pendidikan Kabupaten Sukabumi, acap kali melakukan terobosan melalui dana APBD, Bantuan Pusat, APBD Provinsi, DAK, dan BOS. Akumulasi anggaran itu berkolaborasi mengatasi problem perbaikan sarana gedung sekolah, berdasarkan informasi tahun 2026 dinas pendidikan akan melakukan perbaikan sarana dan prasarana sekolah sebanyak 258 lokasi.
Informasi yang kini ditelusuri awak media terkait anggaran puluhan miliar APBD tahun 2026 MAK 1.01.02.2.01.0051.5.1.02.02.008.00002.8.1.02.02.09.002.04654 – 00015 dan 00081 yang melalui proses e – purchasing, nominal anggaran dari Rp. 2,5 juta – Rp 279 juta, peruntukan pemberkasan dokumentasi dan pekerjaan konstruksi, yang tentunya dapat dilakukan dengan sistem pengadaan langsung. (HENDRI HASIBUAN)













