Kampar, Eradigitalnews.com : Kegiatan literasi rutin yang setiap pekan digelar setiap hari Rabu di UPT SMP Negeri 1 Siak Hulu, Rabu (22/4/2026), kali ini terasa lebih istimewa. Pasalnya, pelaksanaan literasi minggu ini bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kartini, sehingga pihak sekolah memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambahkan agenda pemberian piagam penghargaan kepada tujuh siswi berprestasi.
Literasi rutin setiap Rabu memang telah lama menjadi tradisi yang mengakar di SMPN 1 Siak Hulu. Program ini berjalan secara konsisten sebagai bagian dari budaya sekolah untuk membiasakan siswa gemar membaca dan mampu mengekspresikan gagasan secara tertulis — tidak tergantung pada momen tertentu. Namun kebetulan pekan ini, jadwal rutin tersebut beriringan dengan peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April.
Momentum yang bertepatan itulah yang kemudian mendorong pihak sekolah untuk menghadirkan agenda spesial : pemberian piagam penghargaan kepada tujuh siswi pilihan dari kelas 7 hingga kelas 9. Para siswi ini terpilih melalui proses seleksi ketat yang melibatkan penilaian kolektif dari para guru, dengan kriteria mencakup prestasi akademik dan non-akademik, akhlak mulia dalam keseharian, serta keaktifan dalam berbagai kegiatan sekolah.
Kepala UPT SMPN 1 Siak Hulu, Drs. H. Jasir, M.Pd., menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi nyata sekolah terhadap siswi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga menunjukkan karakter dan akhlak terbaik dalam kesehariannya di lingkungan sekolah.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Ormas LCI turut hadir memberikan perhatian terhadap penguatan budaya literasi dan pemberdayaan siswi di lingkungan sekolah. Ketua Umum LCI, Sunggul Manalu, bersama Sekretaris Umum LCI, Tri Wahyudi, mengapresiasi langkah SMPN 1 Siak Hulu yang mampu memadukan program literasi rutin dengan momentum Hari Kartini secara bermakna. Menurut mereka, pendekatan seperti ini tidak hanya membangun kecerdasan akademik, tetapi juga memperkuat karakter serta kepercayaan diri generasi muda perempuan.
Proses seleksi penerima piagam dilakukan secara kolektif dan tidak sepihak. Para guru dari berbagai bidang turut memberikan masukan dan penilaian menyeluruh, memastikan penghargaan benar-benar jatuh kepada siswi yang layak dan mencerminkan kualitas sesungguhnya bukan sekadar formalitas peringatan hari besar.
Perpaduan antara literasi rutin dan pemberian penghargaan di hari yang sama menjadi gambaran nyata komitmen SMPN 1 Siak Hulu dalam membangun budaya belajar yang konsisten. Bahwa penghargaan terhadap perempuan berprestasi tidak menunggu momen khusus dan ketika momen itu datang, sekolah pun siap menjadikannya lebih bermakna.
SMPN 1 Siak Hulu berharap tradisi literasi mingguan ini terus terjaga dan semakin berkembang, melahirkan generasi perempuan yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan sebagaimana semangat yang dulu diperjuangkan oleh R.A. Kartini. (MO/HMP/DIK/SM)













