Sukabumi, Eradigitalnews.com : Akibat hujan deras tebing penahan tanah jalan perum griya sukamaju asri (GSA) RT. 01/02 desa sukamaju kec. Sukalarang Kabupaten Sukabumi longsor, berakibat jalan tergerus dan ambles sepanjang 30-35 meter, kondisi badan jalanpun selebar 50 sampai 150 sentimeter amblas tergerus aliran sungai Ciganda.
Meski kondisi longsor semakin memprihatinkan, hingga kini belum ada tindakan penanggulangan yang dilakukan Pemerintah desa dan Kabupaten mengatasi masalah ini. Meski beberapa waktu lalu Pemerintah desa dan kabupaten melakukan kunjungan melihat lokasi longsor. seperti ungkapan Rohman Warga GSA RT. 1 RW.2 kepada awak media, Senin (25/5/2026), “ habis longsor kita info ke pihak terkait RT, kades, camat, BPBD lihat ke TKP, belum ada tindak lanjutnya pa.” Keluhnya.
Peristiwa longsong terjadi Senin (4/5/2026) lalu, ditenggarai hujan yang berlangsung beberapa hari dengan intensitas tinggi, berakibat tanah bergeser dan longsor. Akibat Permukaan air sungai naik, membuat permukaan tanah dan tebing tergerus terbawa arus sungai.
Hingga kini belum Tertanggulangi, kini warga mengalami keresahan dan was was, dikarenakan longsor tidak hanya menggerus tebing jalan setinggi 1,5 meter, tapi sudah mengikis bahu jalan dengan keleberan 50 hingga 1 meter. Dikuatirkan akan terkena dampak lebih buruk lagi sampai kepemukiman warga.
Rohman dan beberapa warga sekitar berharap pemerintah desa dan kabupaten segera menangani longsor dengan cepat agar terhindar dampak yang lebih buruk. “ mohon banget segera di tangani..,longsor ini sejak empat Mei, sampai sekarang lebih parah, di GSA masih ada hujan,” harapnya.
Beberapa pihak terkait belum berhasil dimintai konfirmasi terkait penanggulangan longsor di pemukiman GSA. Namun, ungkapan warga BPBD, Pemerintah desa, sudah melihat langsung kelokasi peristiwa, hanya menunggu bagaimana pemerintah hadir dan memberi respon cepat melakukan penangulangan kejadian longsor di Perum GSA desa Sukamaju. (Hen/Dhani)













